DONASI YATIM DHUAFA P.A. YASIBU




Panti Asuhan Yasibu setiap bulannya menyantuni 100 Yatim dan dhuafa, baik di dalam maupun di luar Asrama Panti Asuhan, dengan biaya operasional kegiatan Sosial lebih dari Rp. 100 JUTA setiap bulan. Yang diantaranya untuk biaya makan, biaya kesehatan, spp sekolah, buku paket, gas, listrik, air, internet, transportasi, perawatan musholla, perawatan gedung, maunah Ustad/ Ustadah, upah kebersihan, upah keamanan, tim media dakwah.

APABILA SETIAP DONATUR MENYUMBANG Rp. 2.000,- SETIAP HARI, INSHA ALLAH AKAN TERKUMPUL DONASI YANG CUKUP UNTUK MEMBIAYAI KEGIATAN TERSEBUT.

Allah berfirman dalam Al-Qur’an mengenai keutamaan menyayangi anak yatim:
“Mereka bertanya kepadamu (Muhammad) tentang anak-anak yatim. Katakanlah, “Memperbaiki keadaan mereka adalah baik!””. (QS. Al-Baqarah [2]: 220).

Hadist mengenai keutamaan menyayangi anak yatim:

1. Menemani Rosulullah SAW di Surga
“Saya dan orang yang mengasuh atau memelihara anak yatim akan berada di surge begini, “Kemudian beliau mengisyaratkan dengan jari telunjuk dan jari tengah merenggangkannya sedikit” (HR. Bukhari, Tirmidzi, Abu Daud dan Ahmad dari Sahl bin Sa’d).

2. Pengasuh Anak Yatim dijamin Masuk Surga
Rasulullah SAW bersabda:
“Orang yang memelihara anak yatim di kalangan umat muslimin, memberikannya makan dan minum, pasti Allah akan masukkan ke dalam surge, kecuali ia melakukan dosa yang tidak bisa diampuni.” (HR. Tirmidzi dari Ibnu Abbas)

3. Invetasi Amal untuk Akhirat
“Jika manusia mati maka terputuslah amalmya, kecuali tiga perkara: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat dn anak shaleh yang selalu mendo’akannya.” (HR. Muslim dari Abu Hurairah).

REKENING DONASI 
1.       BCA (KCP Sukun, Kota Malang)
No. Rek. : 4485.444.999
atas nama Yayasan Insan Indonesia Bersatu Malang

2.       BANK MANDIRI (KCP Malang Galunggung)
No. Rek. : 1440.0125.7698.6
atas nama Yayasan Insan Indonesia Bersatu Malang

3.       BANK SYARIAH MANDIRI (KC MALANG PASAR BESAR)
No. Rek. : 7678.877.888
atas nama Yayasan Insan Indonesia Bersatu Malang

4.       BRI (Cabang Martadinata Malang)
No. Rek.: 0344.0100.1747.564
atas nama Yayasan Insan Indonesia Bersatu Malang

5.       BRI SYARIAH (KC MALANG SOETTA)
No. Rek. : 1005.333.818
Atas nama Yayasan Insan Indonesia Bersatu Malang

6.       BANK JATIM (Cabang Malang)
No. Rek. : 0047.714.303
Atas nama Yayasan Insan Indonesia Bersatu Malang

7.       BNI (Cabang UNIBRAW Malang)
No. Rek. : 0884.294.210
Atas nama Yayasan Insan Indonesia Bersatu Malang


"Semoga Allah melimpahkan karunia-Nya, Memudahkan segala urusan serta melancarkan rezeki kepada kita hari ini." Aamiin

Walhamdulillahirobbilalamin.


LAYANAN JEMPUT DONASI


Salah satu layanan kami dalam usaha memberikan pelayanan dan  kemudahan kepada para donatur untuk berdonasi (Zakat, Infaq, Shodaqoh, hibah & Wakaf) dan menyalurkan donasinya, adalah layanan “Jemput Donasi”.

YASIBU terus berupaya meningkatkan pelayanan bagi para donatur khususnya dibidang kemudahan berdonasi, kemudahan tersebut dapat anda nikmati dengan layanan jemput donasi dan kini anda dapat dengan mudah berdonasi kapan pun dan dimana pun, hanya melalui smartphone yang anda miliki.

Bapak/Ibu bisa langsung menghubungi kami melalui nomor yang tertera di bawah halaman ini:

CALL CENTER:





Membangun Peradaban Menurut Ajaran Tuhan

Oleh : Syaifuddin Nash


Membangun peradaban suatu bangsa merupakan hak dan tanggung jawab bangsa itu sendiri. Sebagai bagian dari generasi suatu bangsa kita mesti peduli untuk membangun peradaban yang menyenangkan, tentram, damai serta adil dan sejahtera. Sudah merupakan fitrah manusia ingin hidup berbangsa dan bernegara merasakan kondisi sebagaimana disebut diatas. Untuk mewujudkan hal tersebut kita sebagai pelaku pembangunan sebuah peradaban wajib bekerja keras, bekerja ikhlas serta bekerja terus menerus, pantang menyerah. Sebagai manusia yang awam, kita perlu meluruskan suatu ungkapan yang sangat sering kita dengar bahkan diyakini yang akhirnya membuat kita semua berpangku tangan menyerahkan persoalan kepada Allah. Ungkapan tersebut adalah : “Kita yang Merencanakan Tetapi Allah Jualah Yang Menentukan”, alangkah bijaknya jika ungkapan itu berbunyi:”Kita Yang Merencanakan, Kita yang Menentukan dan Kepada Allah Kita meminta RidhoNya”. Selaku orang yang beriman kita mesti mendudukkan segala persoalan dengan landasan ajaran ilahi. Jika ucapan, rencana serta perbuatan  kita tidak sesuai dengan ajaran Allah maka dapat di pastikan apa yang kita cita-citakan tidak pernah wujud. Mari kita lihat firman Allah dalam Al-Quran surat Ar-rad (13) ayat 11 yang terjemahannya:”……. Sesungguhnya Allah tidak merobah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merobah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri……….”. dari ayat ini jelaslah bahwa Allah memberi petunjuk kepada manusia apabila mempunyai cita-cita maka ia harus merencanakan dan ia juga harus menentukan baru selanjutnya meminta apa yang dilakukan untuk Allah ridhoi. Jadi mari sama-sama kita koreksi tentang ungkapan tersebut diatas dan jauhi sikap bahwa kita banyak bicara tapi sedikit tindakan, kata orang:”Talk Only No Action”. Kita merdekakan fikiran kita seluas-luasnya bahwa yang dimaksud kehendak Allah itu adalah segala urusan mesti merujuk kepada ajaran Tuhan terlebih-lebih lagi persoalan besar yaitu membangun peradaban suatu bangsa. Jika suatu bangsa belum dapat mencapai apa yang di cita-citakan lalu berlindung dengan ucapan bahwa kondisi yang dialami ini merupakan kehendak Allah, maka dapat dipastikan bangsa tersebut menjadi bangsa yang pemalas, mudah putus asa dan akan dilanda kebodohan serta kemiskinan. Sedangkan Allah jelas menunjuki bahwa perubahan itu mesti di tentukan bangsa tersebut tentunya dengan kerja yang sungguh-sungguh, kerja yang jujur, dapat di percaya dan mempunyai visi jauh kedepan. Intinya segala sesuatu yang kita rencanankan, kita pulalah  yang menentukan, kemudian baru kepada Allah kita bertawakkal (berserah diri).



Ajaran Allah yaitu Al-Qur’an adalah prinsip dan merupakan kitab suci yang dapat menghantarkan ummat manusia kepada kehidupan bernegara dan berbangsa yang menghantarkan rasa bahagia.  Al-Quran adalah laksana benteng yang kokoh dalam mencegah tipuan dan godaan syaitan. Mari jadikan Al-Quran sebagai pelajaran dan petunjuk hidup manusia. Informasi Allah dalam Al-Quran surat Yunus ayat 57,
artinya : “Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Tuhanmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman”. Allah menegaskan bahwa sungguh telah datang kepada manusia Al-Quran yang memberikan petunjuk kepada jalan yang lurus dan mengeluarkan manusia dari kegelapan. Maka sangat bijak apabila kita hendak membangun sebuah peradaban berpegang teguh kepada ajaran ilahi. Jadikan Al-Quran sebagai pelajaran dari Tuhan yang Maha Berilmu. Semua pelajaran (ilmu) dalam kehidupan ini ada di dalam Al-Quran, lihat firman Allah surat Al-Baqoroh (2) ayat 31 yang artinya:” Dan Dia mengajarkan kepada Adam nama-nama (ilmu pengetahuan) seluruhnya…….

Sebagai ilmu pengetahuan, Al-Qur’an mengandung ajaran yang baik untuk kehidupan kita secara pribadi maupun untuk seluruh ummat manusia. Seluruh cabang ilmu pengetahuan baik yang datang terdahulu maupun masa akan datang, baik yang telah diketahui maupun belum, semuanya bersumber dari ajaran Tuhan, jadi jangan kita mendikotomikan ilmu. Bagi yang memisahkan bahwa ini ilmu agama dan itu ilmu umum mesti merobah paradigma berfikirnya. Membangun peradaban manusia yang paling utama adalah mempersiapkan anak bangsa dengan sistem pendidikan yang mumpuni agar kelak memiliki wawasan luas tentang kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, genarasi yang memiliki IPTEK dan IMTAQ yang berimbang (Ilmu Pengetahuan Teknologi) yang tinggi serta beriman dan bertaqwa.

Sebagai petunjuk bagi manusia, ayat-ayat yang ada dalam Al-Quran berisi ajaran yang sesuai dengan perkembangan dan tuntutan zaman. Mampu memberikan solusi terhadap berbagai permasalahan manusia, baik perihal hubungan vertikal kepada Allah maupun hubungan horizontal sesama manusia termasuk di dalamnya tentang etika bermasyarakat. Maka, jikalau manusia sudah mampu memahami isi Al-Quran, menjadikan petunjuk bagi kehidupan, serta mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari maka prilakunya dapat dipastikan tidak bertentangan terhadap norma-norma kehidupan. Dengan demikian, peradaban manusia, khususnya peradaban masyarakat umat islam akan lebih terpandang dan disegani umat-umat lain di muka bumi ini.

Sebagai rahmat bagi insan yang beriman, ketika petunjukNya sudah kita amalkan, maka ia akan menciptakan ketenangan bagi kita, jauh dari rasa resah dan gelisah atau rasa galau. Seorang mu’min harus siap menghadapi berbagai permasalahan hidup dan kehidupan serta mampu menghantarkan dirinya dan lingkungan masyarakat kepada kehidupan yang bahagia baik dunia maupun di akhirat. Dengan itu, akan terjadi sebuah peradaban manusia yang kuat akidahnya yang siap menghadapi apapun rintangan dan tantangan hidup yang menghalanginya.

Intinya, Membangun Suatu Peradaban Yang berdasarkan Ajaran Tuhan adalah menjadikan Al-Quran sebagai petunjuk dan pedoman hidup kita, menuju manusia yang Qurani. Marilah kita baca Al-Quran dan kita pahami maknanya serta selanjutnya kita amalkan. Dengan demikian kita dapat meraih hidup penuh kebahagian baik dalam lingkungan keluarga, masyarakat, berbangsa dan bernegara maupun lingkungan masyarakat antar bangsa. Merupakan dambaan setiap insan dapat merasakan hidup bahagia, baik duniawi maupun ukhrowi.

Salam sukses selalu buat Bapak, ibu dan donatur serta para pembaca yang di ridhoi Allah. ooOoo.



Salurkan Zakat, Infaq, Shodaqoh & Wakaf Anda melalui YASIBU
.
.
Panti Asuhan Yasibu. Jl. Babatan 3 rt:2 rw:3 Kel. Arjowinangun, Kec. Kedungkandang, Kota Malang. 
Telp. 085100767634/ 085895765600
ato Transfer ke nomer rekening:
#bankmandiri : 1440012576986
#bankbri : 6381-01-011934-53-5
#brisyariah : 1005333818
a/n. Yayasan Insan Indonesia Bersatu (yasibu)
Atau Layanan Jemput Zakat ke Kediaman anda
wa

4 Taladan Nabi Muhammad ini Buat Kalian Menjadi Pemimpin Hebat


Di masa sekarang ini kita cukup prihatin melihat kehidupan sosial masyarakat disekitar kita. Dimana perilaku keteladanan jarang sekali kita temukan. Individu masyarakat larut dengan pola hidup mementingkan diri sendiri sehingga berdampak tidak adanya sosok figur yang pantas dijadikan sebagai panutan.
   Akan tetapi sebagai muslim kita tidak boleh berputus asa dengan potret kehidupan sosial kita yang cenderung individualisme ini, sebab Allah telah memerintahkan kepada kita untuk menteladani Rasulullah sebagaimana firman Allah dalam Al Qur’an surat Al ahdzab (33) ayat 21 yang artinya:”Sesungguhnya telah ada pada diri Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu yaitu bagi orang yang mengharap rahmat Allah dan kedatangan hari kiamat dan dia banyak menyebut nama Allah”.
   Untuk itu marilah kita lihat sosok Nabi Muhammad Saw dalam perjalanan kehidupannya. Menurut ahli sejarah, Rasulullah Muhammad adalah seorang pemimpin Negara yang ulung, pemimpin spiritual yang taat, pedagang yang di percaya dan seorang pendidik yang cerdas.


1.Nabi Muhammad Saw Sebagai Negarawan Yang Ulung
   Nabi telah berhasil membangun peradaban di Madinah dengan terwujudnya kesejahteraan dan keadilan ditengah-tengah kehidupan masyarakat, kita kenal istilah Madinatul Munawaroh (toto tentrem kerto raharjo gemah ripah loh jinawi). Ini disebabkan Nabi dalam mengurus pemerintahan mengedepankan sifat siddiq (benar, jujur). Sementara jika kita lihat para penyelenggara Negara hari ini, sifat jujur yang dimiliki merupakan barang yang sangat langka dan mahal sehingga tugas untuk membangun peradaban Indonesia demi terwujudnya kesejahteraan dan keadilan bagi rakyat masih menjadi tanda tanya. Kita butuh berapa pemilu lagi? Atau mungkin kita tidak bisa mewujudkannya, sebab banyak para penyelenggara Negara hanya memikirkan dirinya sendiri dan keluarganya atau kelompoknya dari pada kepentingan rakyat. Kecuali adanya perubahan yang signifikan sebagaimana perilaku Nabi, dimana beliau sampai menjelang ajalnya saja yang keluar dari mulut Nabi ummati…ummati…ummati (rakyatku…3x). Begitulah Nabi sangat mencintai rakyatnya wajar saja kesejahteraan dan keadilan dapat terwujud, karena mencintai rakyat berarti memenuhi keinginannya. Bukankah keinginan rakyat di belahan dunia manapun menginginkan kehidupan yang adil dan sejahtera, terlebih lagi Indonesia yang di karunia sumber daya alam yang melimpah ruah. Tentunya ini bukanlah merupakan PR ( pekerjaan rumah) yang sangat sulit, asal ada komitmen dan integritas yang kuat pada diri para penyelenggara Negara ini. Kata kuncinya berjiwa siddiq (jujur), jauhkan diri dari tindak pidana korupsi dan senantiasa mencintai rakyat.

2.Nabi Muhammad Saw Sebagai Pemimpin Spiritual Sejati
   Kehidupan sehari-hari Nabi sangat taat kepada perintah dan larangan Allah. Perilaku Nabi senantiasa berlandaskan ajaran Allah, boleh di katakan beliau luput dari perbuatan-perbuatan di murkai Allah. Kemudian dalam pergaulan lintas agama, Nabi menjunjung tinggi sikap toleransi sehingga terciptalah perdamaian. Masyarakat Islam, Nasrani dan Yahudi hidup berdampingan dengan harmonis, saling menghargai, saling menghormati dan saling menyayangi layaknya seperti bersaudara. Ini karena Rasulullah menampilkan sifat tabligh (penyampai, informative)
   Jika kita lihat hari ini para alim ulama, pemuka agama dan tokoh-tokoh ormas, apakah mereka sungguh-sungguh melaksanakan perintah dan larangan Allah sehingga luput dari perbuatan-perbuatan yang di murkai Allah? Jawabannya bisa kita lihat bagaimana fenomena ummat Islam hari ini. Ada ummat yang terjerumus kepada tindakan kriminalitas, tindakan anarkis hingga melakukan aksi bom bunuh diri yang merugikan orang banyak, meskipun yang melakukan, keburukan, kejahatan tersebut hanyalah oknum akan tetapi dampaknya bisa menimbulkan pandangan negative terhadap Islam, bahkan menjadi phobia kepada Islam. Apakah ini disebabkan ummat Islam sekarang ini kehilangan sosok figur sebagai panutan yang selalu mengayomi ummat dan memberi keteladanan serta mengajarkan hidup penuh dengan toleransi seperti Nabi dahulu contohkan.


3.Nabi Muhammad Saw  Seorang Pedagang (enterpreneur) Yang di Percaya
   Di dalam aktivitas perdagangannya, Nabi adalah orang yang sangat di percaya. Semua usaha yang beliau  kelola menggunakan manajemen ajaran Allah. Para mitra bisnis maupun konsumen senang bertransaksi dengan beliau, mereka tidak pernah dirugikan sehingga semakin banyak saja orang ingin mengadakan hubungan dagang dengan Nabi, karena beliau mempunyai sifat amanah (di percaya). Konon karena sifst ini pula Sayyidah Khadijah seorang saudagar kaya tertarik untuk berbisnis dengan Nabi yang akhirnya ia menjadi istri Nabi.
   Selanjutnya bagaimana dengan para pedagang (enterpreneur) dewasa ini, kebanyakan mereka mulai dari pedagang kecil sampai pengusaha besar sulit di percaya. Aktifitas usahanya banyak merugikan orang dan bahkan bisa membahayakan orang banyak, tindakan menghalalkan segala cara untuk meraih keuntungan merupakan hal yang lumrah. Sungguh sangat jauh dengan perilaku Nabi dalam menjalankan bisnisnya, padahal seorang pedagang mestinya bisa menjadi orang yang dekat dengan Allah dan mencontoh Nabi. Lihat saja hadist Nabi yang artinya “Sembilan dari sepuluh pintu rejeki adalah perdagangan”. Dan seorang pedagang merasakan betul kesempitan maupun kelapangan rejeki yang Allah berikan karena Allah Maha pemberi rejeki, hanya saja berpulang kepada rasa syukurnya. Jika bersyukur akan di tambahkan nikmatnya dan bila ingkar adzab Allah sangat pedih. Setiap rejeki yang di terima ada hak untuk orang lain yang harus di keluarkan analoginya seperti kita makan dan minum setiap hari setelah itu pasti kita keluarkan dari tubuh kita. Apa jadinya apabila kita masukkan setiap hari makanan dan minuman kedalam tubuh kita tetapi tidak kita keluarkan? Kemudian janganlah takut kehilangan harta ketika kita bersedekah kata Nabi” Tidaklah berkurang hartamu bersedekah bahkan bertambah…bertambah.

4.Nabi Muhammad Saw Sebagai Seorang Pendidik Yang Cerdas ( Visioner )
   Perjalanan Syiar Nabi dalam menyampaikan risalah Allah banyak melahirkan hafidz (penghafal Al qur’an), wajib belajar sampai liang lahat dan sangat banyak hadist Nabi yang berhubungan dengan pendidikan. Nabi bersifat Fathonah (cerdas, visioner) mempunyai visi dan misi yang jelas mengantarkan ummat menjadi tuan rumah di negeri sendiri dan ini di teruskan para khalifah islam. Kejayaan Islam di tandai dengan kemajuan dunia pendidikan dimana Cordova (ibu kota Spanyol pada masa dinasti Abbasiyah thn 750M) merupakan Greatest Center of Learning di Eropa. Begitu pula kemunduran Islam dimulai setelah kehancuran total yang dialami oleh Cordova dengan musnahnya lembaga pendidikan dan buku-buku ilmu pengetahuan akibat peperangan. Namun perlu di catat peperangan masa lampau (termasuk perang salib) bukanlah perang antar agama  melainkan perang untuk merebut daerah kekuasaan yang berpengaruh terhadap aspek ekonomi dan politik. Jadi peperangan yang terjadi lebih di sebabkan oknum yang tidak senang terhadap kemajuan Islam. Mengapa dikatakan oknum karena tidak ada satu agamapun yang memperbolehkan ummatnya berbuat kejahatan dan kerusakan sehingga buku-buku ilmu pengetahuan yang bermanfaat untuk kehidupan seluruh manusia di lenyapkan. Oleh sebab itu  marilah hentikan pertikaian, peperangan atas nama agama, apakah itu antar agama terlebih lagi satu agama. Mari kita konsentrasi menyiapkan generasi ini dengan pendidikan yang mempunyai visi dan misi yang jelas untuk menjadikan anak bangsa ini sebagai tuan rumah di negeri sendiri. Mudah-mudahan para pakar pendidikan kita bisa melahirkan system pendidikan yang bisa menjawab tantangan zaman, sebagaimana sabda Nabi” Didiklah anakmu sesuai zamannya”.

   Potensi kekayaan alam kita sangat kaya mestinya dikelola oleh bangsa ini tidak melibatkan pihak asing, bukan kita anti asing tetapi apabila anak bangsa ini mempunyai tenaga ahli yang mumpuni untuk menggali sumber daya alam negeri ini tentunya kekayaan Negara akan lebih besar yang akan kita dapatkan. Pada gilirannya Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) kita mampu untuk menjamin hidup yang layak bagi seluruh rakyat Indonesia. Dan pendidikan di kehendaki bukan hanya melahirkan orang yang berteknologi tinggi tetapi juga berakhlakul karimah, anak bangsa seperti inilah yang di butuhkan di Negara yang kita banggakan ini.
   Semoga uraian di atas menyadarkan kita untuk segera kembali mencontoh sifat-sifat Nabi, jangan terjadi pengabaian terhadap uswatun hasanah. Kita mesti sadar sesadar-sadarnya bahwa kita jangan hanya meninggalkan anak cucu kita berupa materi saja tapi  wariskan kehidupan yang baik kepada mereka dengan senantiasa mencintai Allah dan menteladani Rasullullah. Salam sukses selalu buat bapak-bapak, ibu-ibu para pembaca dan para donatur yang di cintai Allah.

Salurkan Zakat Anda melalui Yayasan Insan Indonesia Bersatu (Yasibu) untuk mereka yang membutuhkan uluran tangan kita semua.
.
.
Panti Asuhan Yasibu. Jl. Babatan 3 rt:2 rw:3 Kel. Arjowinangun, Kec. Kedungkandang, Kota Malang. Telp. 085100767634 ato ke nomer rekening
• Bankmandiri : 1440012576986
• Bankbri : 6381-01-011934-53-5
• Brisyariah : 1005333818
a/n. Yayasan Insan Indonesia Bersatu (yasibu)
Atau Layanan Jemput Zakat ke Kediaman Anda

wa

Pembangunan Masjid : Mencetak Generasi Qurani Indonesia





Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Alhamdulillahirabbil 'alamin, segala puji hanya bagi Allah SWT, Tuhan semesta alam, yang telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya, taufik dan hidayah-Nya sehingga kita dapat melaksanakan tugas sehari-hari dalam keadaan sehat walafiat. Shalawat serta salam semoga tetap tercurah kepada Nabi Muhammad SAW. Semoga Bapak/Ibu/Saudara(i) Para Donatur/Dermawan senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT serta selalu sukses dalam menjalankan tugas sehari-hari Amin ya Rabbal 'Alamin. Sehubungan dengan telah dimulainya peletakan batu pertama bangunan Masjid Panti Asuhan YASIBU.



Oleh Panitia Pembangunan Masjid Yasibu dimulai dengan syukuran bersama warga  Babatan 3, tokoh masyarakat serta beberapa doantur pada hari Kamis, 17 Agustus 2017 bertempat di Area Panti Asuhan Yasibu dengan alamat Panti Asuhan Yasibu Jl. Babatan III RT 02/RW 03 Arjowinangun. Pembangunan dimulai sejak tanggal 17 Agustus 2017 hingga selesai.
Maka dengan ini kami mengajukan permohonan bantuan dana kepada Bapak/Ibu/Saudara(i) demi terselenggaranya niat kami untuk membangunan Masjid Yasibu sehingga lebih berdaya guna bagi kegiatan anak-anak panti asuhan Yasibu serta kegiatan islami di masyarakat. Demikianlah surat permohonan bantuan dana ini kami buat dan sampaikan. Atas perhatian dan partisipasinya kami ucapkan terima kasih. Semoga amal ibadah kita semua diterima oleh Allah SWT.
Bagi saudara/i muslimin yang ingin membantu membangun Masjid Yasibu bisa menyalurkan donasi Anda melalui:
a.         Rekening Bank A/N YAYASAN INSAN INDONESIA BERSATU
MANDIRI                  : 1440012576986
Bank BRI                    : 6381-01-011934-53-5
Bank BRI Syariah       : 1005333818
b.    Datang ke Kantor : Jl. Babatan III  RT/ RW: 02/ 03 Kel. Arjowinangun, Kec. Kedungkandang Kota Malang, Telp. 085100767634; 0856073333385.

Demikian surat permohonan ini kami sampaikan, besar harapan kami permohonan ini dapat dikabulkan dan semoga apa yang Bapak/Ibu/Saudara(i) Para Dermawan berikan ini bernilai ibadah dan mendapatkan ganjaran pahala yang berlipat ganda dari Allah SWT. Atas perhatian dan bantuannya kami ucapkan terimakasih.

Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh


wa

Qurban: Hikmah & Manfaatnya




Maka dirikanlah shalat karena Rabbmu dan berkurbanlah (sebagai ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah). Surat Al-Kautsar ayat 2 
Alhamdulillah tidak terasa kita akan menumui kembali hari yang suci "IDUL ADHA" atau juga orang menyebutnya "LEBARAN HAJI. Di hari yang suci ini ada 2 menjadi bentuk ibadah yang banyak kita ketahui yaitu Haji ke Tanah Suci & Ber-Qurban. Dan Ber-Qurban merupakan ibadah yang banyak orang kerjakan karena biaya untuk membeli hewan Qurban yang relatif terjangkau dibandingkan berangkat Haji. Menjalani ibadah kurban menuai banyak hikmah dan manfaat. Yaitu: 

1) Menempatkan cinta kepada Tuhan sebagai cinta tertinggi/teragung
Sejak diperintahkan, apa yang diminta dikorbankan adalah barang/sesuatu yang sangat dicintai/disukai, yang menunjukkan bahwa Allah sedang menguji apakah seorang hamba itu benar/sungguh-sungguh mencintai Allah diatas segalanya, mau mengorbankan apa saja untuk yang dicintainya, sekaligus menegaskan bahwa Allah adalah pemilik semuanya termasuk apa-apa yang ada/dititipkan pada manusia.
2) Mendapatkan bekal taqwa
Manusia hidup di dunia harus mencari bekal taqwa untuk keselamatan di akhiratnya, dengan menjalankan perintah Tuhan, dan menjauhi larangan-Nya. Manusia yang bertaqwa akan tumbuh perasaannya bahwa ia adalah hamba/abdi dari Tuhannya. Berkurban merupakan bentuk ketaatan dan tunduk atas perintah Tuhan.
3) Sarana mendekatkan diri pada Tuhan
Kurban mempunyai akar kata qaruba, yang membentuk kata: qurb (dekat), taqarrub (mendekatkan diri), aqriba’ (kerabat). Seiring bertambahnya usia akan bertambah dekat pula dengan kematian, artinya makin dekat perjumpaan dengan Tuhan, dengan qurban minimal menjadikan ingat dan insaf, yang pada akhirnya berjumpa dengan-Nya dalam kebaikan.
4) Mengharapkan kesucian diri dan hartanya
Setiap kebaikan adalah sedekah, yang berfungsi untuk mensucikan diri dan harta. Ibadah Kurban adalah amal kebaikan yang amat disukai Allah di Hari Raya Iedul Adha (HR. Tirmidzi)
5) Sebagai penebus dosa, untuk mendapatkan pengampunan (HR. Al-Bazzar dan Ibnu Hibban)
“Hai Fatimah,berdirilah di sisi korbanmu dan saksikanlah ia, sesungguhnya titisan darahnya yang pertama itu pengampunan bagimu atas dosa-dosamu yang telah lalu”
6) Memupuk sifat mahmudah dan memupuskan sifat mazmumah
Melaksanakan Kurban dengan penuh penghayatan dapat memupuk sifat mahmudah yang berupa ketaatan, ketundukan atas perintah-Nya, pemurah terhadap sesama, bertaubat, menambah rasa syukur, dan lainnya. Disamping itu juga memupuskan sifat mazmumah seperti cinta dunia, kikir, pelit, sombong, dendam, hasad dengki, dll.
7) Meningkatkan kasih sayang
Tidak dipungkiri bahwa Kurban bermanfaat bagi sesama, menumbuhkan dan meningkatkan kasih sayang, utamanya antara yang kaya dan miskin, merekatkan hubungan yang renggang, wujud kebersamaan dan kerukunan, karena masyarakat saling bersilaturahim.
8) Syiar Islam, sunnah Nabi Ibrahim AS
Ibadah Kurban adalah syiar Islam yang melestarikan millah atau sunnah Nabi Ibrahim as, Nabi yang berjuluk Khalilullah (orang yang sangat dekat dengan Tuhan)
9) Pahala dan kemudahan meniti diatas shirat, dll
“Tiada suatu amalan yang dilakukan oleh manusia pada Hari Raya Kurban, yang lebih dicintai Allah selain daripada menyembelih haiwan Kurban. Sesungguhnya hewan kurban itu pada hari kiamat kelak akan datang berserta dengan tanduk-tanduknya, bulu-bulunya dan kuku-kukunya, dan sesungguhnya sebelum darah kurban itu menyentuh tanah, ia (pahalanya) telah diterima disisi Allah, maka beruntunglah kamu semua dengan (pahala) kurban itu.” (HR.Al-Tarmuzi, Ibnu Majah dan Al-Hakim),  dalam riwayat lain “Muliakanlah kurban kamu karena ia menjadi tunggangan kamu di titian (shirat) pada hari kiamat.”
Sangat Banyak Manfaat dan Hikmah yang akan kita dapat ketika ber-Qurban. Bagi kita semua yang belum sempat ber-Qurban, mari masih ada beberapa bulan untuk mengupulkan niat serta materi untuk ber-qurban. Semoga Allah selalu membimbing kita di jalan yang lurus. Amin
wa

Mengimani Allah (1)



Firman Allah dalam QS. 2 : 186,
Artinya : dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, Maka (jawablah), bahwasanya aku adalah dekat. aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, Maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.

Mari kita bangun kedekatan kita kepada Allah SWT. Dengan selalu memohon kepada Allah SWT supaya diri kita selalu dijaga dari perbuatan dan godaan syetan. Selalu berdzikir kepada-Nya dalam keadaan apapun, susah maupun senang. Dan berharap tatkala kita dekat dengan Allah maka apa yang kita lakukan mendapat ridho dari-Nya. Amin.
Firman Allah dalam QS. 7 : 96,
Artinya : Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, Maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.

Tatkala ayat diatas di imani dan ditaati, maka janji Allah sudah jelas. Allah akan melimpahkan berkahnya kepada kita semua, segala bentuk usaha yang kita lakukan akan diberikan kesuksesan. Tidak ada lagi kekawatiran kerugian tatkala kita akan memulai usaha.

Sebaliknya tatkala kita ingkar dan tidak mempercayai ayat diatas, dan juga jauh dari mengingat Allah, maka tunggu siksa Allah sangat pedih. Walaupun usaha kita berjalan lancar tetapi kita dusta terhadap ayat-ayat Allah maka cepat atau lambat siksa itu akan menghampiri orang-orang yang munafik tersebut.

Semoga Allah selalu melimpahkan rahmat dan ridho-Nya kepada kita semua. Juga dipandaikannya kita dalam melaksanakan aktivitas kita sehari-hari. Aamiin.
wa

Marhaban Ya Ramadhan 1438H



Marhaban Ya Ramadhan, Marhaban Ya Syahru Shiyam.

Ramadhan datang, alam pun riang menyambut bulan yang berkah. Cheap Offers: http://bit.ly/gadgets_cheap Cheap Offers: http://bit.ly/gadgets_cheap

Cheap Offers: http://bit.ly/gadgets_cheap
Syahru Shiyam Cheap Offers: http://bit.ly/gadgets_cheap Cheap Offers: http://bit.ly/gadgets_cheap

Cheap Offers: http://bit.ly/gadgets_cheap
Syahru Shiyam Cheap Offers: http://bit.ly/gadgets_cheap Cheap Offers: http://bit.ly/gadgets_cheap

Cheap Offers: http://bit.ly/gadgets_cheap
Ramadhan datang, alam pun riang menyambut bulan yang berkah. Semua umat muslim di seluruh dunia pasti bersuka cita menyambut datangnya bulan penuh berkah (barokah), penuh ampunan (maghfiroh), bulan yang penuh keistimewaan, dimana turunnya kitab suci Al-Qur'an (malam Nuzulul Qur'an), malam 1000 bulan dan banyak lagi keistimewaan lainnya yang terdapat pada bulan Ramadhan.

Memperingati Isro' Mi'roj Bersama Anak Yatim Piatu & Dhuafa' Panti Asuhan Yasibu



Assalamualaikum Wr. Wb
Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT atas hidayah dan inayah-Nya kepada kita semua. Sholawat dan salam ditujukan kepada junjungan kita Rasulullah Muhammad Saw yang telah memberikan petunjuk, risalah dan pencerahan terhadap paradigma berfikir, berakhlak dan bermuamalah umat manusia, sehingga mewujudkan Dinul Islam sebagai Ramhatan Lil Alamin.

7 Manfaat Sedekah Yang Luar Biasa Untuk Kita

Hai saudaraku, salah besar jika kita berpikir sedekah hanyalah uang sisa dari penghasilan kita yang disumbangkan untuk orang lain. Karena ternyata memberi nafkah anak istri juga terhitung sedekah bagi para suami, bahkan ini merupakan sedekah yang bernilai wajib dan harus diutamakan.
Nah, lebih baik lagi jika bisa bersedekah pada sebanyak-banyaknya pihak. Bahkan bersedekah pada kerabat yang kita benci atau memusuhi kita sekalipun, itu adalah termasuk sedekah yang utama, karena bisa sekaligus menyambung silaturahim!
“Sedekah yang paling utama adalah sedekah kepada kerabat yang memendam permusuhan.” (HR. Ahmad dan Thabrani)
Lalu apa sajakah manfaat bersedekah yang luar biasa untuk hidup kita?